Unit Pendidikan

Pondok Pesantren al-Imam Ashim membina empat kampus yaitu kampus I membina santri yang ingin menghafal al-Qur’an khusus untuk laki-laki, kampus II selain menghafal al-Quran, santri ini juga sehari-harinya menimba ilmu di bangku Tsanawiyah dan Aliyah (Tahfizh plus sekolah) khusus untuk laki-laki, dan kampus III membina santri yang ingin menghafal al-Qur’an khusus perempuan. Dan kampus IV selain menghafal al Qur’an, santri ini juga sehari-harinya menimba ilmu di Tsanawiyah (Tahfizh plus sekolah) khusus untuk perempuan.

Kampus Tidung

Kampus Tidung PPTQ Al-Imam Ashim terletak di Jalan Tidung Mariolo dengan membina Santri Tahfizh Murni yang terdiri dari 3 jenjang pendidikan :

Program Binnazhar

  1. Mubtadi: Tingkatan pemula yaitu santri yang baru belajar tahsin Al-Qur’an serta wajib menghafal juz 30 dan surah Al-Waqi’ah naik ke kelas Mutawassith.
  2. Mutawassith: Tingkat menengah yaitu santri yang sudah lulus pada kelas mubtadi dan wajib menghafal juz 30 dan juz 1.
  3. Maqbul: Santri yang dinyatakan lulus pada kelas mutawassith mahir dan mampu membaca dengan fashih serta wajib hafal 30 dan surah al-baqarah serta tamat binnazhar 30 juz.

Program Tahfizh/Bilghoib

Program ini diikuti oleh santri yang dinyatakan lulus pada program binnazhar, mereka memulai menghafal dari juz 1 sampai juz 30 sehingga menjadi hafizh dengan Qira’at Imam Ashim riwayat Hafs. Bintang 1 yaitu setoran hafalan satu kali duduk 10 juz, bintang 2 20 juz jadi diprogramkan bagi mereka yang sudah khatam30 juz dan telah mencapai bintang 3.

Program Qira’ah Sab’ah

Program ini diperuntukkan bagi mereka yang sudah khatam 30 juz bil hifzhi, agar mereka bisa mendalami ketujuh bacaan Imam Qira’at beserta rawinya yang mutawatir bukan hanya Qira’at Imam Ashim riwayat Hafs.

PPTQ al-Imam Ashim khususya dari kampus I telah melahirkan puluhan hafizh Al-Qur’an yang tersebar ke seluruh penjuru tanah air, keberadaan santri tersebut diharapkan menjawab akan kekhawatiran langkahnya para penghafal al-Qur’an.

Kampus Antang

Kampus Antang yang dibangun pada tahun 2000 terletak di kec. Makassar, juga membina ratusan santri. Di Kampus II ini selain menghafal al-Quran, santri juga sehari-harinya menimba pendidikan formal. Program tahfizh plus sekolah merupakan perpaduan antara kegiatan menghafal al-Quran dengan pendidikan formal, metode yang digunakan adalah disamping menghafal Al-Qur’an, santri juga mengikuti kegiatan proses belajar di kelas sebagaimana sekolah pada umumnya dengan menggunakan kurikulum kementerian agama.

Dalam program ini terdiri dua tingkatan, yaitu Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Baru pada tahun 2012 kampus II resmi digunakan sebagai kampus Tahfizh plus sekolah. MTs dan MA Tahfizul Qur’an al-Imam Ashim yang dalam pelaksanaannya telah menerapkan bentuk-bentuk pendidikan yang sesuai dengan visi misinya. 

Kampus Mawang

Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Al-Imam Ashim Putri Kampus Mawang merupakan bagian dari PPTQ Al-Imam Ashim Makassar yang berdiri sejak tahun 2022. Terletak di Jalan Macanda II, Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, pondok pesantren ini memiliki visi untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang unggul dan berakhlak mulia.

Di Kampus Mawang, para santriwati tidak hanya menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menempuh pendidikan formal secara bersamaan. Program Tahfizh Plus Sekolah yang diterapkan merupakan perpaduan antara kegiatan menghafal Al-Qur’an dan proses belajar formal di kelas. Kurikulum yang digunakan mengikuti standar dari Kementerian Agama, sehingga santriwati mendapatkan pendidikan agama dan umum secara seimbang.

Selain fokus dalam menghafal Al-Qur’an, santriwati juga mendalami berbagai kitab klasik seperti Aqidahtul AwwamTa’limul Muta’allimMumtazMatan Jurumiyah, dan Matan Tuhfatul Athfal dan kita lainnya. Serta mengikuti berbagai program keagamaan lainnya yang mendukung pembentukan karakter dan ilmu keislaman yang kokoh.

Pondok Pesantren ini berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki pengetahuan agama yang mendalam dan kompetensi akademik yang baik, siap berperan aktif dalam masyarakat.